Gereja Katolik
PAROKI ST. PERAWAN MARIA YANG DIKANDUNG TAK BERNODA ASAL - KATEDRAL MEDAN

English Indonesia
  SEJARAH PAROKI  | BERITA | IMAN KITA  | RENUNGAN | BUKU TAMU | TANYA JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 3
Lukas 1:38

Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Luke 1:38

Then Mary said, Behold, I am the handmaiden of the Lord; let it be done to me according to what you have said. And the angel left her.
Lukas 1:46-47

Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,

Luke 1:46-47

And Mary said, My soul magnifies and extols the Lord,
And my spirit rejoices in God my Savior,

Lukas 1:48

sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
Luke 1:48

For He has looked upon the low station and humiliation of His handmaiden. For behold, from now on all generations [of all ages] will call me blessed and declare me happy and to be envied!
Lukas 1:49-50

karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.

Luke 1:49-50

For He Who is almighty has done great things for me--and holy is His name [to be venerated in His purity, majesty and glory]!
And His mercy (His compassion and kindness toward the miserable and afflicted) is on those who fear Him with godly reverence, from generation to generation and age to age.

Lukas 1:51

Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Luke 1:51

He has shown strength and made might with His arm; He has scattered the proud and haughty in and by the imagination and purpose and designs of their hearts.
Lukas 1:52-53

Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;

Luke 1:52-53

He has put down the mighty from their thrones and exalted those of low degree.
He has filled and satisfied the hungry with good things, and the rich He has sent away empty-handed [without a gift].

Lukas 1:54

Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,

Luke 1:54

He has laid hold on His servant Israel [to help him, to espouse his cause], in remembrance of His mercy,

Lukas 1:55

seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya."
Luke 1:55

Even as He promised to our forefathers, to Abraham and to his descendants forever.
Lukas 2:48

Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau."
Luke 2:48

When his parents saw him, they were astonished. His mother said to him, "Son, why have you treated us like this? Your father and I have been anxiously searching for you."
Yoh 2:5

Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
John 2:5

His mother said to the servants, “Do whatever he tells you.”
     
       
SEKRETARIAT
DPPKM
STASI ST. PAULUS
LINGKUNGAN
LITURGI
PETA
 PELAYANAN PASTORAL
   
 
 WARNASARI
   
 
 
SEKRETARIAT

GEREJA KATEDRAL
St. Perawan Maria yang Dikandung tak Bernoda Asal

PAROKI KATEDRAL MEDAN
Jl Pemuda No. 1 – Medan 20151
Telp : 061 - 4552753
Fax : 061 - 4558918
 Handphone :
081361925876

JAM KERJA
Senin s/d Jumat : Pkl 09.00 - 16.30 WIB
Sabtu : Pkl 09.00 - 12.00 WIB
YM LIVE CHAT
JOIN US

 
Link Lainnya:
 
 

HOLY BOOK


:  -



 

K O N K O R D A T

Lanjutan
 


 
MISA SYUKURAN 40 TAHUN TAHBISAN USKUP MGR. PIUS DATU BARA
 


RM Indonesia Online Streaming
Dengarkan di WINAMP


Radio Karina


Radio HMWN


Radio Maria


Radio Spirit Catholic

   
 

1417139

Pengunjung hari ini : 47
Total pengunjung : 241610

Hits hari ini : 254
Total Visitor : 1417139

Pengunjung Online: 1

PENDALAMAN KITAB SUCI DI LINGKUNGAN SET. ELISABETH P. BRAYAN DARAT

PENDALAMAN KITAB SUCI DI LINGK. SET. ELIZABETH P. BRAYAN DARAT
Ada yang berbeda pada pendalaman kitab suci yang diselenggarakan di tiap‐tiap lingkungan selama bulan  September  2013  ini,  aatat  pembekalan  di Wisma Katedral tanggal  3  September 2013,  Pastor Silvester Asan Marlin hanya menyampaikan metode‐metode saat menyampaikan pendalaman Iman di lingkungan masing‐masing. Adapun metode yang bisa digunakan : 
  • Metode Lectio Divina
  • Metode sharing 7 langkah
  • Metode menurut kontex kitab suci
  • Metode dramatisasi
Masing‐masing lingkungan disarankan mengikuti salah satu metode yang disediakan, dan hendaknya metode ini dapat membantu pemandu dan umat untuk dapat mengerti arti penyampaian dari pemandu.
Untuk pertemuan pertama di lingkungan St Elisabet P. Brayan Darat dibawakan oleh Bpk Marianus Fau S.H, didampingi oleh Bpk FX Franky Laowo. Tema dari pertemuan pertama adalah : Keluarga yang Beriman, Keluarga Abraham dan Sara ( Kej. 2 : 1‐6 ). Kesiapan Abraham melaksanakan perintah Tuhan untuk pindah dari kota kekehirannya di Haran ke kota Kanaan. Abrabham tidak membantah saat Tuhan menyuruh pindah ke kota yang jauh dan tidak mengenal kota yang dituju yaitu Kota Kanaan.
Karena ketaatan Abraham dan kesetiaannya pada Allah, Allah telah menjanjikan tiga berkat yaitu :
Pertama - Abraham akan menjadi bangsa yang besar
Kedua- Membuat nama Abraham menjadi masyhur
Ketiga - Abraham akan menjadi sumber berkat
Dalam kisah Abraham dan Sara, sangat nampak jelas bahwa hidup mereka merupakan rahmat dari Sang Illahi.
Pertemuan kedua di lingkungan St. Elisabet P. Brayan Darat dengan tema keluarga yang berakar pada  Sabda  Allah  Keluarga  Zakharia  dan  Elisabet  (  Luk  1:  55‐66  )  dihadiri  oleh  Pastor  Silvester  Asan Marlin,  beliau  menyampaikan  metode  sharing  7  langkah  dan  suasana  yang  mulanya  agak  kaku  mulai  mencair diselingi dengan canda, sehingga  suasana pendalamanan kitab suci terasa begitu bersahabat dan kekeluargaan.
Pada  pertemuan  kedua  ini,  keluarga  Zakharia  dan  Elisabet  adalah  keluarga  yang  mengalami pergumulan  hidup  yang  besar.  Saat  Elisabet  sudah  lanjut  usia  dan  dinyatakan  mandul  merupakan  aib bagi keluarga, sedangkan keluarga yang mempunyai keturunan adalah keluarga yang dirahmati Tuhan.
Ketaatan,  kesetiaan  dan  kepercayaan  keluarga  Zakharia  dan  Elisabet  telah  mendatangkan rahmat besar bagi mereka berdua. Keluarga Zakharia dan Elisabet dikarunia anak yang bernama Johane di  saat  umur  Elisabet  sudah  lanjut.  Akhirnya  mukjizat  Allah  datang  pada  keluarga  ini  yang  taat  akan Sabda Allah.  

Di  saat  kita  sedang  mendapat  cobaan  yang  datang  silih  berganti  –  Apakah  kita  bisa  taat  dan  selalu  setia  akan  Sabda  Allah  ?  Harusnya  jawabannya  “  YA  “  karena  kita  percaya  Allah  selalu mendatangkan mukjizat bagi orang yang percaya….. Amin.
22 Sam 7:29  
“ Oleh karena berkat – Mu, keluarga hamba – Mu ini diberkati untuk selama – lamanya “ Bersambung untuk pertemuan ke 3 dan 4.
 
     
  HOME  |  SEJARAH PAROKI   BERITA  |  IMAN KITA  |  RENUNGAN  |   BUKU TAMU   TANYA JAWAB Gereja Katedral Medan
Developed by Prof. Dr. Petrus Irwan
Maintained by Bonar Siahaan